Tuesday, August 25, 2009

Blogger Tuntut Google USD15 Juta

LONDON - Google sudah seringkali menghadapi tuntutan dari pengguna internet. Kali ini, seorang blogger menuntut ganti rugi pada raksasa internet tersebut sebesar USD15 juta.
Rosemary Port, merasa dirugikan Google karena detail informasi mengenai dirinya dan seorang model cover sebuah majalah, Liskula Cohen, menyebar di internet. Port menganggap Google ceroboh dalam melindungi hak privasi mereka berdua.

Namun Google membela diri bahwa pihaknya memiliki hak untuk menyebarkan beberapa infiormasi milik pengguna. Google menambahkan, dalam peraturan Google terdapat ketentuan mengenai hal ini dan pihak pengguna akan menyetujuinya pada saat pembuatan akun.

"Informasi mengenai saya menjadi konsumsi publik dan beredar di masyarakat, padahal bukan saya yang melakukannya," kata Port seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (25/8/2009).

"Saya pikir, hak privasi saya dilindungi oleh Google. Namun ternyata raksasa internet itu telah berbuat semena-mena tanpa ada peringatan apapun," tambahnya.

Pengacara Port, Salvatore Strazzullo membela kliennya dengan mengatakan, Google telah lalai melindungi privasi pengguna.

Rilis OpenSUSE 11.2 Milestone 4

OpenSUSE 11.2 Milestone 4

openSUSE.org telah mengumumkan rilis terbaru untuk openSUSE 11.2 yang versi finalnya akan dirilis pada bulan November 2009. Update dan perbaikan yang dilakukan meliputi berbagai paket aplikasi, termasuk diantaranya adalah update untuk KDE, GNOME, NetworkManager, Samba, YaST, dan berbagai paket aplikasi lainnya.
Perbaikan Dari Versi Milestone 3
Cukup banyak perbaikan yang diimplementasikan sejak rilis Milestone 3 yang lalu,



Windows XP Versi Sendiri

'Buat' Versi Windows XP Sendiri, Pria di Penjara 3.5 Tahun

Tuch,.... makanya jangan ngerusak lisensi windows, mendingan buat linux versi sendiri pasti bakalan terkenal,... Jadinya Pengadilan wilayah Suzhou, China akhirnya memutuskan untuk memenjarakan empat orang pembajak Microsoft. Mereka dikenai hukuman karena telah mendistribusikan versi bajakan program Windows XP Microsoft yang mereka namakan "Tomato Garden".

Keempat pelaku menjadi sorotan karena tindakan yang mereka lakukan merupakan kasus pembajakan peranti lunak terbesar di negeri panda tersebut.

Hong Lei, otak pencipta program "Tomato Garden Windows XP" dan salah satu anteknya, dikenai hukuman penjara tiga setengah tahun. Sementara dua orang lainnya, masing-masing harus menghadapi hukuman penjara dua tahun lamanya.

"Hong menciptakan Tomato Garden versi Windows XP yang bisa membobol sertifikasi sah program Microsoft. Dengan demikian, pengguna bisa mengakses peranti lunak Microsoft secara ilegal," kata Howard Berman, anggota kongres California yang mengikuti kasus ini.

Dengan Tomato Garden, jutaan pengguna internet memiliki akses gratis peranti lunak tersebut pada website tomatolei.com. Hal ini tentunya turut pula memberikan keuntungan bagi iklan dalam situs tersebut.

"Kasus ini melemahkan upaya China dalam memerangi pencurian hak kekayaan intelektual. Menggambarkan bahwa implementasi di lapangan masih sangat lemah," kata Berman.
(aldrex)

Lagi Ingin update



wah,....udah lama ga ngeblog,.....
hehehe,......